Tuesday, 24 May 2016

Isi Pidato Bang Ocir di Hari Kebangkitan Nasional

             Ketahuilah, wahai saudara saudaraku……Saya menangis, setelah melihat Negaraku sekarang yang bobrok tergerus oleh zaman. Saya malu kepada Soekarno, setelah melihat pemuda pemudi yang ia banggakan dahulu, bermental mlempem, loyo dan tak bermoral. Apakah ini yang disebut mampu mengguncang dunia ? saya rasa tidak, pemuda mana yang membiarkan negaranya dijajah oleh penipuan, nepotisme, kolusi dan korupsi ? pemuda mana yang membiarkan negaranya diselimuti oleh deskriminasi Agama, pemerkosaan Akhlak  dan  pembunuhan Karakter. Saya malu pada para pejuang pejuang  bangsa yang mangkat, yang mati matian memperjuangkan bangsa hanya untuk melihat generasinya MERDEKA.  Akan tetapi. sangat menyanyat hati, ketika genarainya tak perduli akan sejarah bangsanya……apakah ini yang disebut bangsa yang besar ? saya rasa tidak.
Wahai saudara saudaraku, bung  karno pernah berkata “ bilamana bangsa itu tidak bertekad menumpas segala yang negative dan mengembangkan segala yang positif dimasa silamnya, maka bangsa itu tidak akan mungkin membina, membimbing, dan membangun masa depannya “. Ketika elit elit Atas Lupa, , mengapa kita sebagai  generasi selanjutnya ikut lupa ? apakah begitu mudahnya kita menerima sebagai bangsa yang mengekor pada bangsa yang lain ? KITA BUKAN BANGSA TEMPE , KITA SUDAH MERDEKA KURANG LEBIH 7O TAHUN, KITA MERDEKA BUKAN KARNA EMBEL EMBEL HADIAH DARI NEGARA PENJAJAH, KITA MERDEKA KARNA SEMANGAT PEMUDA KITA YANG MEMBARA. TAPI DIMANA KAH SEMANGAT ITU SEKARANG ? APAKAH PERLU KITA DIJAJAH KEMBALI, UNTUK BERKUMPUL MENYATUKAN TEKAD, PERBEDAAN, DAN RASA PERSAUDARAAN KITA ? Saya rasa tidak. Demi kebangkitan nasional, AYO BANGKIT…...BANGKIT….BANGKIT DAN BERJUANG….WAHAI PEMUDA –PEMUDI INDONESIA. SAUDARA SAUDARAKU SEPERJUANGAN, SENASIB DAN SEGENERASI.  

 Sesungguhnya, Dalam agamaku, Tuhan Berfirman “ Tuhan tidak akan merubah suatu kaum, jika kaum itu sendiri tidak merubahnya “.  Jika tidak sekarang, lalu kapan lagi ? apakah kita harus menunggu……sampai bangsa ini benar benar hancur…..saya rasa tidak. Apakah mata kita benar benar buta, apakah telinga kita benar benar tuli, akan jeritan jeritan leluhur kita. “ ini bukan lah bangsa kita lagi NAK,  bangsa kita yang dulu adalah bangsa yang hebat. Dimana perbedaan mampu dipersatukan dengan semangat gotong royong, rasa senasib dan rasa persaudaraan, akan tetapi, lihatlah bangsa kita yang sekarang  NAK? kita bukan lagi bangsa yang hebat, kita hanya jongos jongos asing di tanah kelahiran kita “.

Wahai Saudara Saudaraku, buka mata kalian, buka telinga kalian. Mungkin benar kita bisa berfoya foya, menikmati masa muda kita tanpa kotribusi dan  sumbangsih pada bangsa ini. Akan tetapi, apakah kita rela, menjual anak cucu kita nanti untuk diperbudak bangsa asing dengan sebekal gadget dimasa sekarang ? saya rasa tidak. Demi kebangkitan nasional. Tolong dengarkan saya, dengan segala hormat” AYO BANGKIT….BANGKIT……BANGKIT…….DAN  BERJUANG…..AYO KITA BUKTIKAN….bahwa kita mampu merubah masa depan suram anak cucu kita nanti, menjadi masa depan yang cerah, masa depan yang penuh harapan dan masa depan yang indah. sampai suatu hari nanti, ketika kita sudah MANGKAT, BERBAUR DENGAN TANAH dan bertemu dengan leluhur kita disurga. Ketika leluhur kita bertanya “ seperti apakah bangsaku yang aku tinggalkan padamu nak ? “. Kita dengan bangga menjawab “  bangsa ku yang sekarang lebih hebat dari pada bangsamu yang dulu nek .” . SEmoga……….

No comments:

Post a Comment

 

@Copyright2015 Design By Bang Ocir