
terbakarlah…biar terbakar! semua rautmu dalam kanvas hidupku, semua desah nafasmu dalam relung hatiku karena api adalah abu yang berlalu.
hanyut..maka hanyutlah! segala manis yang melarut dalam darah dan nadiku, segala sampan yang kau kayuh untuk jiwaku karena laut adalah raja segala pilu
maka luruh…dan sejatilah kau meluruh! menggenapkan semua lekuk senyummu, mengguratkan pedih yang melirih, yang tlah kucampakan dalam haru hari-hariku karena cinta hanyalah cinta. tak ada kata dalam dirinya, biarlah ia bicara dalam rasa…

No comments:
Post a Comment