Wednesday, 3 February 2016

GUGUR BUNGA

Penulis: Bang Ocir
Gugur bunga dipagi hari mengingatkanku akan hari kemarin, saat itu kuberanikan diri untuk meminangmu ditempat yg kamu sukai. Entah karna apa, kamu seakan tau apa yg ingin aku lakukan saat itu. Engkau tersenyum , engkau melucu didepanku dan engkau tak memberiku ruang untuk berbicara sepatah katapun. Tanpa sadar senjapun menarik diri dari kehidupan bumi.Engkaupun mulai meninggalkan jejak kaki ditepi pantai itu, sedangkan aku mulai mengikutimu sembari menghapus jejakmu agar tak ada yg tau bidadari secantik kamu pernah hinggap diditepi pantai ini. Saat Jejak demi jejakmu kuhapus Sejak saat itu jejak kabarmu mulai lenyap dimuka bumi ini. 

Rindu yg mulai menggerogotiku tlah menggiring aku untuk mampir sejenak kerumahmu, yah tadi pagi aku beranikan diri kesana. Sesampai dirumahmu, ku lihat benderakuning melambai lambai dihalaman rumah mu. Awalnya, aku berfikir bendera itu untuk menyambut salah satu partai politik karna aku tau ayahmu adalah kader partai politik itu.tapi setiba didepan pintu, jantungku mulai runyam, seketika tubuh ini enggan untuk masuk saat surat yassin berdengung keras ditelingaku. Pikiran dan hatiku mulai bersenggama mesrah menakutiku akan kepulanganmu disana. Ternyata ketakutan ku benar. 

Engkaulah yg membujur kaku dikerumunan orang orang beriman itu. Tanpa berfikir panjang Ku peluk ayahmu yg meniti asa untuk melepasmu agar dia kuat atas cobaan yg terjadi, yah walaupun sebenarnya akulah yg paling tak sanggup melepas mu setelah kenangan yg kita lalu hadir laksana layar TV dihadapanku. Aku mulai tau mengapa kau meminta ku untuk melupakanmu agar aku tak lebih sakit menerima kenyataan ini...aku mulai tau mengapa kau menyuruhku mencari wanita yg lebih baik darimu agar aku mampu melanjutkan hidup tanpamu...seperti bunga yg gugur itu, bunga yg gugur tak pernah meminta pada batang untuk setia padanya bahkan dia meminta agar batang melupakannya dan memekarkan bunga yg lebih cantik darinya. Sungguh kamu adalah wanita yg

paling istimewa yg pernah ada dihatiku.

No comments:

Post a Comment

 

@Copyright2015 Design By Bang Ocir