Monday, 7 November 2016

BIMA, where are you ?

              Alkisah, BIMA adalah sosok pahlawan yang tahun lalu mengobrak abrik wilayah kahuripan kurawa. Kegarangannya yang tanpa pandang bulu mampu membela lautan fasik yang tlah kian lama menjerat rakyat apatis kahuripan. Dia salah satu tokoh yang paling ditakuti penguasa singgasana tahun lalu, Duryuduna. Suaranya menggelegar dari ujung utara sampai ke ujung seletan dan dari ujung barat sampai ke ujung timur. Laksana petir, Siapapun yang mendengar suaranya. entah itu penguasa kadipatenan, biro kegiatan  & Keagamaan Kahuripan, seketika lalu lantas menggigil karna takut mendengar suaranya. Alhasil, kekuasaan duryudana seketika runtuh tak membekas dengan meninggalkan sebekas dosa untuk penerusnya.


                Satu tahun sudah berlalu, pergantian kekuasaan tlah usai. Kini, seketika sosok BIMA menghilang. Dimana kah BIMA ? tak ada seorang pun yang tahu. Banyak cerita tentang desas desus keberadaan BIMA. Ada yang mengatakan, BIMA kini menjadi salah satu penguasa Kadipatenan dari empat kadipatenan kahuripan, ada yang mengatakan juga BIMA kini dibungkam oleh kecantikan dan kemolakan drupadi, dan ada juga yang mengatakan BIMA tlah menjadi rakyat biasa. Benarkah desas desus itu ? tak ada seorang pun yang tahu. Sempat terdengar, BIMA kini bersuara kembali. Dia berbicara tentang lahan kahuripan yang sudah tak layak menampung rakyatnya, Benarkah suara itu adalah suara dari BIMA ? tak ada seorang pun yang tahu.


Akhir akhir ini banyak suara yang menyerang kahuripan. Ada yang menyerang Kinerja penguasa kahuripan yang baru, ada juga yang menyerang kinerja Penguasa Abdi Kerakyatan, dan menyerang salah satu penguasa Kadipatenan Kahuripan. Bahkan, Drupadi yang kini menjadi penasehat penguasa. turut diserang dengan propaganda fasilitas dan wajib militer kahuripannya. Siapakah mereka ? apakah mereka murid BIMA ? ataukah BIMA yang sedang menyamar menjadi mereka ? tak ada seorang pun yang tahu. Yang mungkin saya tau sekarang,  BIMA adalah sosok yang sangat kita nantikan kemunculannya kembali. Dia mungkin salah satu dari sekian puluh tokoh yang sangat dirindukan rakyat apatis untuk membokar kebobrokan kekuasaan kahuripan. Suara suaranya yang  menggelegar tahun lalu , sangat kita harapkan hadir kembali. Bukan sebagai penghancur Kahuripan seperti yang dilakukan beberapa tokoh yang mungkin mengaku sebagai penerus BIMA. Tapi suara yang membangun, mencerdaskan dan mengubah wajah kahuripan menjadi lebih baik kembali. Yah, BIMA memanglah pahlawan tahun lalu yang sangat sulit terlupakan. Sosok yang sangat karismatik dengan gayanya yang nyentrik tanpa pandang bulu. Kritiknya yang  cerdas dan membangun ketika Kahuripan krisis Nepotisme & Apatisme serta Sosok yang turut serta membebaskan belenggu salah satu etnik yang kini menjadi biro kegiatan kahuripan. Banyak cerita hebat tentang dia yang saya ikuti melalui buku Suara disalah satu sosial Medianya. Tak dapat saya pungkiri, sebagai salah satu rakyat kahuripan. Saya sangat mengaguminya. Tak ada salah satu rakyat kahuripan, yang sekritik dia, seberani dia dan selantang dia. Dengan caranya yang sederhana dia bisa mengubah wajah kahuripan menjadi lebih tertata. Seperti yang saya katakan di awal, dimanakah BIMA sekarang ? tak ada seorang pun yang tahu, tapi......dia adalah salah satu dari sekian tokoh kahuripan yang kita nantikan kehadirannya. Satu kalimat untuk BIMA “  BIMA datanglah kembali...........”. 

No comments:

Post a Comment

 

@Copyright2015 Design By Bang Ocir