Thursday, 4 February 2016

Buat Kamu yang disurga

Penulis: Bang Ocir
sulit bagiku untuk menyerah akan hari hari dimana dengan polosnya aku mampu melaluinya. Sampai aku terjatuh, tenggelam dan terpuruk dalam genangan lumpur yang membuatku sulit untuk bernafas. Aku terus bangkit meski seribu kali terjatuh. Aku terus berenang meski seribu kali tenggelam, aku terus menatap langit meski keterpurukan datang menyesakan nafas. Bagi seorang laki laki,  Tak ada alasan untuk menyerah. Karna  seorang pemimpi sepertiku tak memunyai tempat didunia ini. Seperti pazzle yang penuh misteri, aku kan beranjak memecahkannya, tak perduli seberapa lama pun itu,  seseorang laki laki harus melaluinya dengan kebebasannya.  Tersenyum tanpa penyesalan, dan Sampai angin berhembus padanya, meninggalkan kepingan pazzle yang hilang.

Mungkin sulit melaluinya sendiri. Ditengah samudra kehidupan, tingginya arus ombak, dan kerasnya batu karang. Aku akan menemui hari hari dimana dengan kacaunya aku melaluinnya. Dihari itu aku membutuhkan kamu sebagai navigatorku, yang membimbingku mengarungi samudra , dihari itu aku membutuhkan kamu sebagai kokiku, yang memberiku makanan dikala aku kelaparan, dihari itu aku membutuhkan kamu sebagai dokter, yang setia menunggu dengan sabar sampai aku sembuh,  dihari itu aku membutuhkan kamu sebagai Ahli Tempur, yang dengan tulus membelaku dikala mimpiku dicemooh orang lain. Karna aku yakin seperti apapun kamu nantinya, kamu akan terus bangkit ketika mimpi mimpiku dicemooh orang lain. Sampai kita tertawa bersama, sampai angin tak mampu menyalahkan kita.
 Kita terus tertawa dari pagi sampai malam, tak perduli sebarapa sulit hari itu kita lalui, kita tetap tertawa bersama. Hari itu, pemimpi seperti kita percaya bahwa kita tak salah dapat mengarungi samudra yang mengamuk dengan tertawa.  Meski hari itu kita merasakan sakitnya kehilangan, meski hari itu kita merasakan sakitnya dihianati , meski hari itu kita tau betapa sakitnya hati, kita tetap tertawa. Bahkan saat kamu memutuskan berhenti mengarungi samudra ini dan hidup dalam dunia yang berbeda. Pada akhirnya, kamu pasti tersenyum, tertawa dan bangga pernah mengarungi samudra ini bersamaku. Saat itu pun aku juga tersenyum, tertawa dan bangga pernah mengaruhi samudra ini bersamamu, didunia yang berbeda. Aku tak pernah menyesal sedikit pun, karna selama samudra tak pernah terkuras, perpisahan itu pasti datang. Untuk kamu yang hidup didunia yang berbeda, kamu jangan khawatir. Untuk hari hari selanjutnya, aku akan memulai hidup seperti biasanya,  dimana dengan polosnya aku mampu melaluinya.
Setelah kamu pergi, Disini pun aku kan menjadi seseorang yang sama sepertimu, yang akan berdiri ketika mimpi mimpimu dicemooh orang lain. Meski kabut asap telah membutakan mataku. Aku masih memunyai keyakinan “ kita masih memunyai mimpi “ .  saat kapalku terus maju berlayar meninggalkan mu, saat itu ku ambil seluruh perasaanmu saat ini dan ku bawah bersamaku. Dalam mimpi kita, kita percaya. Diujung samudra sana, mimpi kita kan terus hidup. Maka tak ada alasanku tuk berhenti sampai disini, biarlah semua berlalu seperti biasanya dimana dengan polosnya aku mampu melaluinya.  Aku kan terus berlayar, menuju ujung samudra, melawan badai dan rasa sakit hari ini. Sampai janji kita tak berubah menjadi kebohongan, sampai mimpi kita tak berubah menjadi angan angan dan sampai suatu hari nanti. Untukmu yang memutuskan berhenti mengarungi samudra ini dan sekarang hidup didunia yang berbeda. Aku akan membawa pazzle yang telah aku pecahkan kepadamu. Dan pada saat itu, aku tlah menggapai mimpiku dan membawa mimpimu ketempat yang terindah.
Sampai bertemu didunia yang kini kamu hidup. Aku akan secepatnya datang kedunia mu, dan berlayar kembali bersamamu. tunggu aku. Aku pasti datang.

No comments:

Post a Comment

 

@Copyright2015 Design By Bang Ocir