![]() |
| Penulis: Bang Ocir |
Mungkin sulit melaluinya sendiri. Ditengah
samudra kehidupan, tingginya arus ombak, dan kerasnya batu karang. Aku akan
menemui hari hari dimana dengan kacaunya aku melaluinnya. Dihari itu aku
membutuhkan kamu sebagai navigatorku, yang membimbingku mengarungi samudra ,
dihari itu aku membutuhkan kamu sebagai kokiku, yang memberiku makanan dikala
aku kelaparan, dihari itu aku membutuhkan kamu sebagai dokter, yang setia
menunggu dengan sabar sampai aku sembuh, dihari itu aku membutuhkan kamu sebagai Ahli
Tempur, yang dengan tulus membelaku dikala mimpiku dicemooh orang lain. Karna
aku yakin seperti apapun kamu nantinya, kamu akan terus bangkit ketika mimpi
mimpiku dicemooh orang lain. Sampai kita tertawa bersama, sampai angin tak
mampu menyalahkan kita.
Kita terus tertawa dari pagi sampai malam, tak
perduli sebarapa sulit hari itu kita lalui, kita tetap tertawa bersama. Hari
itu, pemimpi seperti kita percaya bahwa kita tak salah dapat mengarungi samudra
yang mengamuk dengan tertawa. Meski hari
itu kita merasakan sakitnya kehilangan, meski hari itu kita merasakan sakitnya
dihianati , meski hari itu kita tau betapa sakitnya hati, kita tetap tertawa.
Bahkan saat kamu memutuskan berhenti mengarungi samudra ini dan hidup dalam
dunia yang berbeda. Pada akhirnya, kamu pasti tersenyum, tertawa dan bangga
pernah mengarungi samudra ini bersamaku. Saat itu pun aku juga tersenyum,
tertawa dan bangga pernah mengaruhi samudra ini bersamamu, didunia yang berbeda.
Aku tak pernah menyesal sedikit pun, karna selama samudra tak pernah terkuras,
perpisahan itu pasti datang. Untuk kamu yang hidup didunia yang berbeda, kamu
jangan khawatir. Untuk hari hari selanjutnya, aku akan memulai hidup seperti
biasanya, dimana dengan polosnya aku
mampu melaluinya.
Setelah kamu pergi,
Disini pun aku kan menjadi seseorang yang sama sepertimu, yang akan berdiri
ketika mimpi mimpimu dicemooh orang lain. Meski kabut asap telah membutakan
mataku. Aku masih memunyai keyakinan “ kita masih memunyai mimpi “ . saat kapalku terus maju berlayar meninggalkan
mu, saat itu ku ambil seluruh perasaanmu saat ini dan ku bawah bersamaku. Dalam
mimpi kita, kita percaya. Diujung samudra sana, mimpi kita kan terus hidup.
Maka tak ada alasanku tuk berhenti sampai disini, biarlah semua berlalu seperti
biasanya dimana dengan polosnya aku mampu melaluinya. Aku kan terus berlayar, menuju ujung samudra,
melawan badai dan rasa sakit hari ini. Sampai janji kita tak berubah menjadi
kebohongan, sampai mimpi kita tak berubah menjadi angan angan dan sampai suatu
hari nanti. Untukmu yang memutuskan berhenti mengarungi samudra ini dan
sekarang hidup didunia yang berbeda. Aku akan membawa pazzle yang telah aku
pecahkan kepadamu. Dan pada saat itu, aku tlah menggapai mimpiku dan membawa
mimpimu ketempat yang terindah.
Sampai bertemu
didunia yang kini kamu hidup. Aku akan secepatnya datang kedunia mu, dan
berlayar kembali bersamamu. tunggu aku. Aku pasti datang.


No comments:
Post a Comment