Friday, 29 January 2016

Masa kecil yang absurd

Penulis: Bang Ocir
Waktu itu. Disebuah sekolah dasar,saat semua murid sedang  istirahat, seorang anak tiba tiba mengeluarkan sebuah barang aneh didalam tasnya. Dia bilang barang itu adalah “alat penglihat masa depan”. Anak itu adalah komek. Teman sebangku ku.  Sejak sebangku dengannya, aku  tak pernah terkejut akan kelakuan komek yang aneh itu.  Karna setiap hari senin dia selalu membawa alat yang aneh aneh, setelah nonton film anime doraemon hari minggunya. Pernah dulu dia membawa “ alat penerjemah nama“. Dimana semua nama mampu diterjemahkan alat itu. Diatas pojok kanan alat itu bertuliskan “ afalink “. Aku pikir dulu alat itu keren . Karna setau ku, difilm power rengers turbo  ada  robot yang namanya “ alfa “. Mungkin ini versi unyunya. Dan mungkin komik dapet alat ini dari power ranges merah yang sering kita rebutin. Akh bodoh lah, karna penasaran aku coba ngetes arti namaku.
 “ Mek....coba tes donk namaku, artinya apa ? “. – ucapku
“ bentar ya ric, aku lihat dulu “ - jawabnya

Dengan wajah lempeng agak serius, komik merlahan ngetik namaku. Suasana mendadak tegang. Semua mata siswa siswa yang ada didalam kelas itu pada terfokus melihat komik yang serius. Perlahan keringatku bercucuran jatuh kelantai, seperti menanti seorang mantan yang tak pernah kembali.
“ mek....duh lamanya ngetik nama ku doank “ – suhutku
Tiba tiba komek ikutan berkeringat, sepertinya dia membaca sesuatu yang sangat janggal. Karna kelamaan “ alat penerjemah nama “ itu aku rebut.
“ aa----paaaa--- ? “ – kaget ku saat membaca
“ jadi sesuatu yang aku bawa sejak kecil, sesuatu pemberian terindah dari orang tuaku ini hanya berartikan Error “ -  Kesal ku
“ Iya ric, arti namamu itu Error. Terima aja yah, mungkin ini udah takdir kamu “ – nasehat komek sambil ngelus ngelus bahuku seolah aku sock berat. 
                gara gara arti namaku ini aku malah gak makan seminggu. Nuntut ayah ibu untuk ganti namaku. Tapi gak pernah diijabah. Karna aku kesel aku coba ke toko buku, mau baca buku baru. Pokoknya baca. Biar kesel ku ilang. Ekh pas keliling aku nemuin alat yang mirip punyanya komek. Aku tanya kekasir, katanya alat itu cuman alat yang menerjemahkan bahasa aja. Dalam hati “ kampret kamu mek “. Hah idiot.
Kembali kemasa dimana komek mengeluarkan alat barunya “ alat penglihat masa depan “. Saat itu aku sih biasa aja. Saat ngelihat  Komik mulai merancang alatnya. Dia memasang  Sebuah kaca ditelapak kaki atasnya, dibuat agak  miring. Diikat dengan benang.
“ nah alat penglihat masa depannya udah siap tinggal nunggu masuk aja “ – ucapnya. aku yang awalnya biasa aja langsung bingung
“ hah, kok nunggu masuk mek ? “ – bingungku
“karn alat ini gak bakal berfungsi kalo belum masuk kelas ric “ – jawabnya.
“ wuih, keren “ – mendadak aku percaya gitu aja. Maklum anak kecil hahahaha
 Bel pun berbunyi.....semua anak pada masuk kelasnya masing masing, oh ya waktu SD, aku dan komek duduk dibelakangnya Anggun dan melly.  Dua cewe yang cantik banget dikelasku. Aku suka banget sama mereka, selain pintar mereka juga baik. Tapi sayang mereka kalo deket deket sama aku dan komek gak mau, katanya kalo kita deket itu bisa bikin mereka hamil sedangkan mereka belum siap untuk jadi mama ( dan anehnya aku percaya dengan idiologi yang kayak gini “ masa kecil suram “ ) . saat mereka sudah duduk, komek pun melancarkan aksinya. Dia selonjorin kakinya. Lalu dia berbisik “ Ric, coba kamu lihat kaca yang ada dikakiku “ – bisiknya
“ itu....itu....... “ – Ucapku sambil gemetaran
“ Yoi.....gimana keren kan “  - bangganya
Ternyata alat aneh yang dikeluarin komek yang dia beri nama “ alat penglihat masa depan “ itu adalah alat buat ngelihat celana dalam cewe. Dan yang aku lihat itu adalah celana dalam Melly . tiba tiba aku teringat omongan mereka. Aku pun berkeringat sambil mencaci maki “ sialan kamu mek, kamu menyuruhku lihat kaca biar aku ngelihat celana dalamnya melly. Bagaimana kalo dia hamil “.
“ plooooos” – suara bunyi meja terdengar kencang dan nyaring. Suara itu ditimbulkan dari gebrakan tangan komek, semua mata terpanah. Saat itu guru belum datang.
“ temen temen dengerin semua, rico sudah ngelihat celana dalamnya melly. Melly sekarang hamil “ – teriak komek
Teriakan komek membuat temen temen sekelasku tercengang. Mereka tiba tiba menggumpal kertas dan dilemparkan  kewajahku, sedangkan melly. Dia menangis sekencang kencangnya sambil bilang “ aku gak mau hamil, aku gak mau jadi mama, aku gak mau berbagi susu dengan anakku “, dilain sisi komek diam diam berbisik ke anggun “ nggun, aku juga ngelihat celana dalammu loh. Warnanya pink kan, heheheh tenang kok aku udah siap jadi ayah hehehhee “ – bisik komek sambil Pdnya, anggun yang mendengar hal itu langsung sock, hening. Dan menangis . anggun menangis sambil berteriak sekencang kencangnya “ aku gak mau dihamilin komek yang kayak wedos, nanti anakku jelek aaaaaaakh “ . Kini anggun dan melly bersaut sautan nangisnya. 10 menit kemudian bu as datang. Dia guru yang akan ngajar dikelasku sekarang.
“ loh ada apa ini, kok semua pada lempar lempar kertas. Melly dan Anggun kenapa menangis “ – bingung bu as
“ mereka dihamilin rico dan komek buk ? “ = jawab ketua kelas kami yang ingusan
“ hahahha, emang apa yang mereka lakuin ? “ – tanya bu as seoalh gak percaya dengan kejadian itu
“ rico dan komek sudah ngelihat celana dalamnya melly dan anggun buk “-lemesnya ketua kelasku
Bu as pun menghampiri melly dan anggun.  Dan menjelaskan semuanya. Dan saat itu bu as bilang “ kalo cuman ngelihat celana dalam itu gak bakal bisa bikin cewe hamil, nanti kalian bakal paham kok kalo udah SMP “
Temen temen yang denger itu pun. Tersenyum. Dan esoknya masa depan itu datang. Semua temen temen ku cowo pada bawa kaca, benang, dan mereka minta komek itu ngajarin mereka membuat “ alat penglihat masa depan “ . Hari itu adalah hari melihat masa depan masal hahaha ( masa depan = celana dalam ) sekian yah.......
  

No comments:

Post a Comment

 

@Copyright2015 Design By Bang Ocir